LPKPK NEWS. Desa Pojokrejo, Kecamatan Kesamben, Jombang – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Desa Pojokrejo, Kecamatan Kesamben, Jombang, Jawa Timur, diwarnai polemik antara warga dengan panitia pelaksana. Pesta rakyat dengan tema pawai budaya dan jalan sehat yang seharusnya menjadi momentum kebersamaan dan kegembiraan, justru berubah menjadi ajang ketidakpuasan dan kekecewaan.
Kekecewaan warga Dusun Delik, RT 001 RW 001, berawal dari kebijakan panitia yang tidak memperbolehkan pawai budaya melewati wilayah mereka. Alasan yang diberikan panitia pun berubah-ubah, dari takut mengganggu pengguna jalan, ada acara desa lain hingga waktu yang tidak cukup. Namun, warga merasa bahwa alasan-alasan tersebut tidak masuk akal dan hanya membelenggu semangat mereka dalam merayakan hari kemerdekaan.
“Saya tidak mengerti apa yang ada dalam pikiran oknum panitia,” kata salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya. “Warga sangat antusias ikut merayakan HUT RI ke-80 dengan biaya mandiri tanpa bantuan dari desa. Kami rela mengeluarkan uang demi bisa ikut merayakan, tapi justru mendapatkan perlakuan yang tidak adil.”
Warga Dusun Delik merasa bahwa kebijakan panitia tidak adil dan hanya mementingkan kepentingan oknum tertentu. Mereka juga merasa curiga bahwa ada sesuatu yang tidak beres antara oknum panitia dengan warga lain yang tidak ingin pawai melewati Dusun Delik.
“Kami tidak perlu menunggu hadiah dari penyelenggara pawai budaya,” kata warga Dusun Delik. “Kami tetap melaksanakan pawai budaya sampai selesai dengan membawa berbagai hadiah sendiri, diundi khusus untuk Dusun Delik RT 001 RW 001.”
Peristiwa ini menunjukkan bahwa komunikasi antara panitia dan warga sangat penting dalam menghindari kesalahpahaman dan kekecewaan. Seharusnya, panitia lebih terbuka dan mendengarkan aspirasi warga untuk menciptakan suasana yang harmonis dan kondusif dalam perayaan HUT RI ¹.
Dalam perayaan HUT RI ke-80 di Kota jombang, pawai budaya menjadi salah satu acara yang sangat meriah dan dimeriahkan oleh ribuan warga. Berbagai atraksi budaya dan tradisi lokal ditampilkan, menunjukkan kekayaan budaya Indonesia. Semoga ditahun mendatang tidak terjadi lagi kayak gini semua dilewati dan bisa dinikmati seluruh warga pojokrejo, perayaan HUT RI di Desa Pojokrejo dapat menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya partisipasi aktif warga dalam kegiatan masyarakat, agar tercipta keharmonisan antar warga
Redaksi lpkpk.com
